Grale point of view 3
A, datang juga keretanya…
Seperti biasanya, banyak orang-orang yang mau keluar terlebih dahulu dari kereta. Karena itu aku masih duduk di dekat took penjual Koran-koran harian. Karena kalau dekat-dekat bisa-bisa hanya ada tabrakan yang terjadi, jangan lupa amarah para penumpang yang akan turun karena tertabrak oleh ku. Makanya aku duduk saja dulu. Menunggu lautan orang-orang ini untuk mereda dulu…
Bersambung ke Fumi point of View 3
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Fumi point of view 3
Orang-orang yang akan turun bersiap-siap untuk turun saat keretanya berhenti.
Dan kereta pun berhenti. Banyak sekali orang-orang yang keluar! Terlalu banyak malah, entah kenapa. Padahal ini kan masih hari kerja! Apa ada hari libur nasional kah?! Sepertinya tidak mungkin.
Desakan dari orang-orang sangat hebat, berkali-kali aku sampai akan terdorong keluar dari kereta ini, padahal aku berdiri di tengah-tengah, namun karena orang yang kaan keluar itu dari berbagai arah, sepertinya aku juga ikut terkena dorongan-dorongan yang seperti pegulat itu saking kuatnya. Entah kenapa kebanyakan yang ingin keluar dari kereta itu adalah bapak-bapak, jadi yah, harap maklum. Bahkan aku ini saja tidak akan bisa mengatasi bapak-bapak yang berbondong-bondong ingin keluar dari kereta. “uukh…”
Entah kenapa sepertinya dorongannya makin kencang saja, karena tambah banyak yang mau keluar mungkin ya? Sepertinya begitu sih…Aku berusaha agar tidak terdorong keluar sekuat tenaga, tapi pada akhirnya…
BRUAK!!!
Aku terhempas juga~!!! Sampai-sampai, aku juga ikut keluar dari keretanya. Aku mencoba untuk masuk kembali ke dalam kereta itu, tapi sulit sekali untuk menembus lautan orang dengan mayoritas laki-laki dan bapak-bapak itu! Berkali-kali sudah kucoba untuk masuk kembali ke dalam kereta dan akhirnya aku bisa hamper mencapai ke dekat pintu kereta yang saat aku akan masuk lagi, pintunya tertutup…
“menyebalkan!” Sudah menunggu kereta yang lama sekali datangnya, lalu berdesak-desakkan di atas kereta, malah terdorong keluar karena rombongan bapak-bapak yang ingin keluar dari kereta, sekarang malah terhempas keluar. Tiket yang tadi terbang dan sudah di ambil oleh turis pun seperti tidak artinya.
Aku pun berjalan menjauh dari garis aman untuk menunggu kereta, dan semakin menjauh. Aku berjalan menuju mesin penjual tiket lagi untuk membeli tiket kereta LAGI. Dan kuharap kali ini tiketnya tidak terbang tertiup angin lagi, sekalipun itu adalah keisenganku…
Lautan orang-orang di stasiun ini makin banyak saja lama-lama…”hhh~bikin capek saja”
10 menit berlalu…
“O-S-O-I!!!” walapun memang masih belum telat untuk pergi ke kampus karena ini adalah hari pertama mengajar yang jadwalnya dimulai jam 10 pagi dan sekarang baru jam 8.30, tapi kesempatanku untuk datang lebih awal supaya terlihat baik di depan guru-guru maupun rektor habis sudah…
Yah, ahahaha nikmati saja hari pertama yang sudah lumayan kacau ini, ahahaha~haha..ha…
Bersambung ke Grale point of view 4
Tidak ada komentar:
Posting Komentar