Minggu, 17 Oktober 2010

jika kami bersama (PK soundtrack)

jika kami bersama nyalakan tanda bahaya
jika kami berpesta hening akan terpecah
aku, dia dan mereka memang gila memang beda
tak perlu berpura-pura memang begini adanya
dan kami di sini akan terus bernyanyi
dan jika kami bersama nyalakan tanda bahaya
musik akan menghentak, anda akan tersentak
dan kami tahu anda bosan dijejali rasa yang sama
kami adalah kamu, muda, beda dan berbahaya
(ini lagunya, are you ready)
lepaskan semua belenggu yang melingkari hidupmu
berdiri tegak menantang di sana di garis depan
aku berteriak lantang untuk jiwa yang hilang
untuk mereka yang selalu tersingkirkan
ketika tiada beban lagi untuk berlari
ketika tiada orang yang akan peduli
aku dan dia selalu menunggumu di sini
angkat sekali lagi
dan kami di sini akan terus bernyanyi
dan jika kami bersama nyalakan tanda bahaya
musik akan menghentak, anda akan tersentak
dan kami tahu anda bosan dijejali rasa yang sama
kami adalah kamu, muda, beda dan berbahaya
dan kami di sini akan terus bernyanyi
dan jika kami bersama nyalakan tanda bahaya
musik akan menghentak, anda akan tersentak
dan kami tahu anda bosan dijejali rasa yang sama
kami adalah kamu, muda, beda dan berbahaya
dan jika kami bersama nyalakan tanda bahaya
musik akan menghentak, anda akan tersentak
dan kami tahu anda bosan dijejali rasa yang sama
kami adalah kamu, muda, beda dan berbahaya
hoooooooooo

papa rock and roll (echan soundtrack)

papa memang harus begini
sering bikin sakit hati
papa gak pulang beibeh
papa gak bawa uang beibeh
papa mungkin seminggu dibali
nyari panggung sana sini
papa gak pulang beibeh
papa gak bawa uang beibeh
 bukanlah rasa untuk lari
itu tuntutan profesi
papa gak pulang beibeh
papa gak bawa uang beibeh
mama please, please don’t be angry
papa sibuk …
papa gak pulang beibeh
papa gak bawa uang beibeh
pengen kayak Bon Jovi (I’ll be there for you)
rock star yang sayang istri
mama aku disini
memelukmu lagi
one more time
pengen kayak Bon Jovi
rock star yang sayang istri
mama aku disini
memelukmu lagi
papa memang harus begini
sering bikin sakit hati
papa gak pulang beibeh
papa gak bawa uang beibeh
papa mungkin seminggu di bali
nyari panggung sana sini
papa gak pulang beibeh
papa gak bawa uang beibeh
papa gak pulang
gak bawa uang
papa gak pulang
papa gak bawa uang

tulisan

suatu hari yang terik, keluarga aneh itu sedang berkumpul

Plio: Mari berlomba!!!
Semua: ????
Plio: Kita semua harus membuat tulisan!!
Klio: kenapa?
Plio : kalian semua tidak sadar!!?
Rechan: apaan sih -_____-'
Plio: kalian semua hidup dalam kegalauan abadi!! oleh karena itu, kita harus melakukan sesuatu yang berguna!!
Alioth: Bagai mana kau bisa bilang begitu sedangkan kau sendiri tidak berguna?
Plio: (tertohok dan mojok)

Akhirnya kembali hening, musim panas yang membosankan

Plio: Sudah kubilang! kalian harus melakukan sesuatu! atau kita akan mati bosan!!
Alioth: kau sendiri yang akan membunuh kita dengan kebodohanmu! diamlah!
Plio: TT-TT
Wwd: kurasa ada benarnya juga, daripada kita tak melakukan apa-apa
Grale: (Mendesah) baiklah apa maumu?
Plio: Masing-masing dari kita membuat tulisan, lalu nanti kita pajang, jadi yang tulisannya jelek akan malu HYAHAHAHAHAHAHAHAHAHA
Alioth: berarti nanti kau akan malu
Plio: Ibu jahaaaaaaaaaaaaaat TT-TT
Alioth: baru tahu?

Akhirnya merekapun menulis dan plio memajangnya di kamar mandi
Grale: setidaknya pajang itu ditempat yang normal Plio
Plio: ini normal kan?
Grale: lupakan, sepertinya otakmu yang tidak normal
Plio: ???

Dan inilah tulisan mereka:

Jalan ini tak juga bertapak, jurang ini tak juga tercapai. Namun mengapa aku begitu mencintaimu?
Grale (dengan segala kemalasannya untuk menulis)

dudududu babababababa pelmen manis aku mau ahahahahahaha tatatatata kaka aku mau pelmen mama aku mau pelmen mama aku mau ecklim cemua aku maumaumau
Lene&Lena (ditulis dengan terpaksa oleh Grale)

Aku tersenyum, kau menangis. Aku bersedih, kau tertawa. Aku berlari, kau berjalan. Aku sendiri, kau bersama...
namun saat aku berusaha berlari, kau terbang tak tercapai. Aku tak bisa mengejarmu walau ingin, dan aku tidak mau mengakui perbedaan ini...
walau takdir memisahkan kita, aku tetap mencintaimu. Dan aku yakin, aku akan bisa terbang bersamamu...
Wolfwood

Aku suka Klio
Plio (sehabis menulis ini ia ditonjok Wolfwood karena sebagai profokator, ia hanya menulis sedikit)

Musim panas yang terik, aku berjalan dalam kegelapan. Musim dingin yang menusuk, aku kegerahan. Musim gugur yang sejuk, aku bermain seluncuran. Musim semi yang indah, aku ketakutan. Tidak ada yang NORMAL selama aku hidup dalam keluarga ini...
Klio

Dengan segala kekurangajaranmu, aku tetap minta uang buat belanja bahan makanan. Dengan kebejatanmu, aku tetap minta uang buat sekolah anak-anakku. Dengan kesintinganmu, aku tetap minta uang untuk beli bensin. Dengan kebutaanmu, aku tetap meminta uang untuk bayar listrik. Dengan kejelekkanmu aku tetap minta uang untuk bayar telfon. Dengan segala kerakusanmu, aku tetap minta nyawamu. Kerana kau suamiku, RASAKAN ITU!!! HYAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA
Alioth

Aku malas menulis, jangan paksa aku, atau aku akan mengadukanmu pada Alioth!
Hallevie (Ditulis diam-diam oleh Plio setelah meminta tulisan Hallevie)

Walau abnormal, keluarga ini tetap segalanya bagiku.
Rechan (bukan malas menulis, tetapi tak ada ide untuk menulis)

Maafkan aku tak bisa berlama-lama berkumpul dengan kalian tetapi aku akan selalu berusaha untuk bersama kalian.
Audrey (matanya berkaca-kaca saat menulisnya)

Sake~ Wanita~ HOSTES!!~ Ah surgaku~ Tetapi tunggu!! Aku punya prioritas!! Itu tanggung jawabku, aku mencintainya (mereka). Maaf aku tak pernah bisa membuang kebiasaan buruk ini, aku hanya ingun kau (kalian) untuk tetap mencintaiku. Untuk (para) istriku, aku cinta kau (kalian)!! Tapi sepertinya malam ini aku akan pulang telat hehehehhe
yang sering kalian sebut OYAJI (Dikertasnya banya bercak darah berkas pukulan para istri)


Setelah itu, kembali lagi dalam keheningan musim panas yang mencekam.



Keseharian yang (untuk pertamakalinya saat mereka berkumpul) tenang.

ignorance (Wolfwood soundtrack)

If I'm a bad person, you don't like me Well, I guess I'll make my own way It's a circle, a mean cycle I can't excite you anymore

Where's your gavel? Your jury? What's my offense this time? You're not a judge but if you're gonna judge me Well sentence me to another life.

Don't wanna hear your sad songs I don't wanna feel your pain When you swear it's all my fault Cause you know we're not the same No, we're not the same No, well, we're not the same

We're the friends who stuck together, We wrote our names in blood, But I guess you can't accept that the change is good It's good, it's good

Well, you treat me just like another stranger Well, it's nice to meet you, sir I guess I'll go, I best be on my way out

You treat me just like another stranger Well, it's nice to meet you, sir I guess I'll go, I best be on my way out

Ignorance is your new best friend, Ignorance is your new best friend

This is the best thing that could've happened; Any longer and I wouldn't have made it It's not a war, no, it's not a rapture I'm just a person, but you can't take it

The same tricks that, that once fooled me They won't get you anywhere I'm not the same kid from your memory Well, now I can fend for myself

Don't wanna hear your sad songs I don't wanna feel your pain When you swear it's all my fault Cause you know we're not the same No, we're not the same No, well, we're not the same

Yeah, we used to stick together, We wrote our names in blood, But I guess you can't accept that the change is good It's good, it's good

Well, you treat me just like another stranger Well, it's nice to meet you, sir I guess I'll go, I best be on my way out

You treat me just like another stranger Well, it's nice to meet you, sir I guess I'll go, I best be on my way out

Ignorance is your new best friend, Ignorance is your new best friend. Ignorance is your new best friend, Ignorance is your new best friend.

Well, you treat me just like another stranger Well, it's nice to meet you, sir I guess I'll go I best be on my way out

You treat me just like another stranger, Well, it's nice to meet you, sir I guess I'll go, I best be on my way out

suatu saat nanti semua akan terungkap soundtrack saat kapan ini

YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN PAPA .. (suatu kebohongan, khusus untuk echan)

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.. akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil.. Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...

Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya"
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....

Tapi sadarkah kamu?

Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba. Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"

Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".

Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja.... Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak
boleh!".

Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..

Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu... Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....

Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')

Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..

Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.

Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...dan setelah perasaan khawatir itu berlarut- larut... ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang? "Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.

Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...

Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa

Ketika kamu menjadi gadis dewasa.... dan kamu harus pergi kuliah dikota lain... Papa harus melepasmu di bandara.

Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?

Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .

Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.

Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".

Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.

Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...

Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"

Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".

Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.

Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.

Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.

Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..

Karena Papa tahu.....

Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya.... Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan
bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa
pun tersenyum bahagia....

Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa.... Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik.... Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik.... Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...

Dengan rambut yang telah dan semakin memutih.... Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....

Papa telah menyelesaikan tugasnya....



Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita... Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat... Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...

Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .

Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..














dan semua ini TIDAK COCOK untuk echan!!

emang dasar (echan soundtrack)

Aku tahu kamu
Kamu seorang bajingan
Aku tahu kamu
Kau banyak jurus andalan

Matamu stereo
Lihat kekiri kekanan
Apalagi menawan
Pasti bakal kebobolan

Tapi ada Satu
Hal yang harus kamu tahu
Wanita juga tak mau
Bila terus terus kau tipu

Satu pasangan tak cukup
Dua simpanan juga tak cukup
(emang dasar ah emang dasar)
Eh dasar kamu bajingan

Kamu mau apalagi
Kamu mau yang gimana lagi
(ah emang dasar emang dasar)
Eh dasar kamu bajingan

Tapi ada Satu
Hal yang harusnya kamu tahu
Wanita juga tak mau
Bila terus terus kau tipu

Satu pasangan tak cukup
Dua simpanan juga tak cukup
emang dasar emang dasar
Eh dasar kamu bajingan

Kamu mau apalagi
Kamu mau yang gimana lagi
emang dasar emang dasar
Eh dasar kamu bajingan

Satu pasangan tak cukup
Dua simpanan juga tak cukup
emang dasar emang dasar
Eh dasar kamu bajingan

hmm

begini, sebenarnya, kita sudah memutuskan untuk memberi soundtrack pada adegan-adegan maupun tokoh di CLF, jadi nanti kalau kalian menemukan lagu yang dikenal jangan kaget bila dijadikan soundtrack keluarga abnormal ini yaaaa

percakapan tidak berguna

1

rechan:waaaaa musim gugur~
plio:huh musim amukan ibu
rechan:he?
plio:suka nyuruh-nyuruh, marah-marah, ada lene dan lena lagi!!!
klio:anu plio...
plio:sebalsebalsebal!!
rechan:anu...
plio:aku benci aku ingin santai!!aku ingin bebaaaaaaaaaaaaaaaaaaassssssssshhhhhhh!!!!!!
alioth:begitu ya?
plio:HIEEEEEE!!! I..IBU!!!
alioth:kalau mau bebas pergi saja sana jangan kembali
plio:a... tidak jadiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
alioth:cih (pergi)
klio:hmph
rechan:pfffft
plio:APA KALIAN KETAWA!?

2

rechan:waaaaa festifal!!
klio:hmmm bisa dapat boneka ga ya??
rechan:hooooo (seringai) untuk pacarmu yaaaaaaa iya kan ya ya ya cieeeee!!!!!!!!!!!!
klio:apaan sih! buat lene lena tau!
plio:ihihi
klio:apa kamu ketawa!
plio:nggak!(hihi)
rechan:aku paling suka tangkap kura-kura
plio:kenapa?
rechan:apanya?
plio:kenapa suka itu?
rechan:suka-suka dong!
klio:-_-'
plio:kalau tangkap kura" aku jagonya!
rechan:oh ya! bohong! tangkap kucing saja tidak becus!
plio:apa!? aku berhasil tangkap kucingnya!
klio:tapi kau membunuhnya
plio:eu...eum...iya sih...tapi aku tetap jagonya
klio:-____-'
rechan:aku jagonya!!!
plio:aku!
rechan:aku!!
plio:akuuu!!!!!!!!!!!!!!!
rechan:mau ngelawan kamu!?
plio:apa kamu anak "KECIL"!
rechan:apa!? kecil!! aku lebih tua darimu anak "KECIL"!
plio:tapi aku lebih tinggi darimu orang "KECIL"!
rechan:ta...
plio:aaa kalah telak!
rechan:sialan!!

Sayonara Nifhln (ini iseng)

Aku terus berjalan mengejarnya, terpaan salju yang dasyat tak mengurungkan niatku. Ku biarkan rambut pirangku diterpa angin, namun entah mengapa air mataku terus mengalir walau nantinya akan membeku di udara yang merobek peru-paruku. Jalanan benar-benar redup sekarang, lampu jalan belum sampurna dinyalakan, kastil-kastil kosong kulewati dengan acuh, aku terus berlari mengejarnya. Aku tiba ditikungan, namun sosoknya menghilang.

Aku mengikuti perasaanku akan tikungan kanan di depanku, benar saja, aku melihat Nifln disana. Aku panggil namanya, namun ia tak mau mendengar, aku mempercepat lariku, namun ia juga melakukannya

“Nifln!” Aku mengangis namun ia tak peduli “Nifln! Tunggu aku!!” Namun ia tetap berlari menjauh dariku.

Pandanganku mulai kabur, salju mulai menumpuk dan aku pun tersandung-sandung, namun aku tetap bersikeras untuk mengejarnya. Ia berusaha tak terlihat, namun rambut biru tuanya tetap mengalihkan perhatianku, aku mengejarnya kamanapun ia pergi. Biar bagaimana pun aku ini perempuan, tidak sekuat laki-laki, terkadang aku kehilangan jejaknya.

Aku terus memanggilnya sambil menangis, orang-orang hanya melihatku dengan tatapan mengasihani. Untuk sesaat aku putus asa dan ingin membiarkannya pergi. Namun sesaat ia menoleh dengan wajah teramat dingin yang menusuk hatiku. Keinginanku untuk mengejarnya pun kembali. Mungkin ia mulai kelelahan, larinya melambat. Entah karena latihan yang telah Alioth berikan atau kebiasaanku mengejar Plio dan Klio, Staminaku lebih kuat dari sebelumnya.

“Kumohon Nifln…” Aku sangat lelah, pandanganku semakin dan semakin kabur, energiku terkuras karena menangis tanpa henti.

Dengan tiba-tiba ia berhenti di tengah jalan yang tertutup salju yang semburat jingga di terpa lsinar lampu jalan yang menghanyutkan. Tanpa aku sadar salju sudah berhenti turun, entah ini dimana tetapi disini begitu sunyi, hanya ada suara isak tangis ku dan nafas memburu Nifln.

Dari belakang aku dapat melihat ia menunduk, tangannya mengepal begitu kuat. Aku berhenti menangis, namun masih terisak. Keadaan hening namun menegangkan. Aku mendekat, mencoba menyentuh pungungnya

“Berhenti!!”

Aku tersentak dan membeku, aku menarik kembali tangan pucatku yang gemetaran dan ikut menunduk. Sinar lampu jalan yang lembut menyinari kepalaku dan Nifln yang tertunduk. Keadaan hening kembali. Aku berlutut sekarang, aku memandang tumpukan salju dengan tatapan kosong. Seperti inikah saat terakhirku?

Dengan tiba-tiba ia berbalik dan memandangku dengan dingin, sontak aku memandangnya, pandangan kami bertemu, air mataku kembali mengalir. Namun aku takut, aku takut pada pandangan dinginnya. Aku kembali menunduk. Aku membuka mulut dan menutupnya kembali. Aku melihat sepatu yang selalu ia kenakan disaat kami bersama. Aku terus memandanginya, aku tahu ini saat terakhirku melihatnya, walau begini caranya

“Reach...“

untuk pertama kalinya saat itu ia memanggil namaku walau tak lengkap, aku memandangnya dengan pandangan kosong

“Kau tau, aku telah memberi tahumu walau secara tak langsung“

aku menunduk kembali, membuka mulut dan menutupnya kembali

“Apa perlu aku mengatakannya dengan kasar?“

aku bergeming

“Aku...“ Ia tersendat

aku tetap bergeming memandang sepatunya, membiarkan hawa dingin merobek paru-paruku.

“Lupakan semua“ Terdengar nada penyesalan pada kata-katanya “Pulanglah, sudah malam“

aku tetap bergeming

“Tak ada yang bisa kau harapkan disini“

kejam

“Tak usah berharap lagi, aku akan pergi“

sungguh kejam

“Kenapa kau tetap disana? Apa yang kau tunggu? Kasarnya aku mengusirmu“

aku tak tau lagi harus melakukan apa

“Kau hanya berusaha menggenggam angin, kau akan mendapatkan sesuatu yang kosong, tidakkah kau mengerti?“

“Tapi mengapa begitu cepat?“

“Aku harus pergi, aku akan menginggalkan penyesalanku disini, aku akan melupakanmu selamanya, dan kau pun begitu“

...

“Jangan diam disana, nanti kau sakit, pulanglah“

tidak mau

“Baik kalau kau tetap ingin disana, aku akan pergi...“

aku tersentak

“Sayonara...“ Nifln melangkah menjauh

aku mencoba mengejarnya, namun aku terjatuh, aku merangkak memanggil namanya, aku menangis lagi, aku mencakar-cakar salju berusaha mengejarnya. Namun ia terus berjalan

“Nifln! Tunggu! Nifln Nifn...“ Aku terjatuh, mukaku bertemu dengan tumpukan salju dan air mataku yang membeku. Aku membiarkan rambutku tergerai.

Dengan berat hati, dengan sakit pada hatiku yang luar biasa, aku mengucapkannya denagn lirih

“Sayonara...“

Aku tak akan bisa melihat rambut biru tuanya yang bergelombang, tawa nakalnya, tangannya yang lincah memainkan segala alat musik, tangannya saat melukis,mulutnya saat membuat perempuan dan anak-anak menangis, kakinya saat iseng menendang kaleng di jalan, kata-katanya yang menusuk dan nakal, tawanya yang menyebalkan, kata-kata cercaan untukku, kritik mengenaskan, mata hijau yang cemrlang namun memancarkan jiwa nakal dan pikiran licik,sepatunya yang senantiasa ia lemparkan pada kepalaku yang nganggur, dan plester yang tertempel pada dagunya...

Baiklah kalau itu maumu, hakmu untuk melupakanku, hakmu untuk meninggalkanku, hakmu untuk mengacuhkanku, dan aku pun tak peduli jika kau tak tahu, bahwa aku akan menunggumu, walau saat kau datang, kau sudah bersama seseorang, kau tertawa bahagia bersamanya, aku akan mendukungmu, walau sakit.

Sayonara... Aku akan selalu mengingatmu, walau kau melupakanku, mungkin aku memang idiot seperti katamu, Plio dan Klio, namun aku tulus, maaf kalau aku selalu mengganggumu, aku berusaha menjadi yang terbaik...

Sayonara...



Lagu kesukaan Hasya pas disini:
Meski waktu datang dan berlalu sampai kau tiada bertahan
Semua takan mampu mengubahku, hanyalah kau yang ada di relungku
Hanyalah dirimu mampu membuatku jatuh dan mencinta
Kau bukan hanya sekedar indah, kau tak akan terganti...


Reacchasque Chralcalein



NB:Rambut rechan udah panjang ceritanya, jadi lebih mendramatisir wkwk

Sabtu, 16 Oktober 2010

Interview with Hallevie~

Memang tiba-tiba tapi daripada saya ga ada kerjaan blog ini isinya kosong, lebih baik diisi saja~
Baiklah, kali ini saya, si "tukang interview" akan menginterview Hallevie, ibu dari Grale, yaitu anak pertama dari 3 errrr 4 bersaudara (karena Plio dan Klio kembar 'kan?), ya sudah, mari kita mulai saja sesi tanya jawab ini~

Untuk hal ini saya harus memberanikan diri untuk langsung pergi ke flat tempat tinggal Hallevie-san~
Ting...Nong...
Siang, Hallevie-san~
Siang...ada perlu apa ya? sudah buat janji?

(Elit amat....)Errr ini beneran Hallevie-san kan?
Bener kok...hihihi, becanda saja kok...jangan tegang begitu~ ayo masuk

Ah,terimakasih...anoo kenapa anda dengan mudah membiarkan saya masuk?
Karena muka anda  yang terlalu kasihan, jadi mungkin kalau mau mencuri ada yang perlu saya bantu?

Mukaku...malang???...
Becanda kok, hihihi kau ini terlalu mudah ditipu ya...

TT^TT baiklah, kalau begitu kita mulai ke pertanyaan pertama!
Pekerjaan Hallevie-san sekarang?
penulis novel, ah aku juga punya toko kue kecil di Tokyo...

Wooow...sepertinya cukup sibuk...
Biasa saja sih... tidak terlalu merepotkan kok...


Pertanyaan kedua, kenapa kau tidak tinggal di rumah suamimu?
Karena terlalu merepotkan bila aku tinggal disana...aku ini tidak bisa memasak apapun kecuali yakimeshi, ramen, dan kue...lalu tempat itu kan suka dijadikan tempat berkumpul, jadi bisa repot kalau misalnya berkas-berkas naskah novelku bertebaran karena dimainkan anak-anak...


Hee~begitu...makanya kau memilih flat ya...
errrr.....Kenapa kau memilih untuk menjadi penulis novel dan pembuat kue?
Karena dari dulu itulah keahlianku satu-satunya. Lagipula daripada tidak ada kerjaan, lebih baik menjadi penulis novel lalu dapat uang 'kan? Lagipula kan sudah kubilang, aku tidak bisa memasak...


Benar juga...wah? anda tidak bisa memasak, Hallevie-san??!!!
kan tadi aku sudah bilang...begitulah...aku memang tidak bisa memasak makanan selain yang kusebutkan tadi...


Lalu pada saat kau masih mengasuh Grale, apa yang kau berikan padanya?
makanan cepat saji, makanan kaleng, delivery, minta ke tetangga yang kebetulan baik hati sekali waktu aku di Polandia.


Kejam...sungguh tidak sehat...sampai memanfaatkan tetangga pula...huwaaa
Mau bagaimana lagi? kubilang aku tidak bisa memasak...untung tetangga itu baik sekali mau mengurusi Grale saat ia masih kecil...hihihi (ketawa ibu-ibu)


Eeeuuhhh entah harus ngomong apa...
etooo kenapa anda mau menikahi E-chan itu?
Kenapa ya? Lagipula kenapa kau bertanya hal itu?


Penasaran...
oohhh...jawabannya silahkan cari sendiri...khukhukhu (ketawa licik ibu-ibu)


AH sial...
baiklah, baiklah...pertanyaan selanjutnya, Bagaimana hubungan antar sesama istri?
sangat akur dan rukun...kita kompak!


Wauuww...hebat, bagaimana bisa?
bisa saja kan? jangan meremehkan ibu-ibu! ^^


Ahahahaha baiklah...
kita berlanjut ke pertanyaan random, atau RANDOM QUESTION!!!
sstttt!!!! jangan teriak-teriak! ga enak sama kamar sebelah!!!
A, maaf...baiklah!


Pensil atau pulpen?
pensil, lebih gampang menhapusnya kalau salah...


Penghapus atau type-X
Penghapus, tidak akan bleber seperti type-X, itu sangat merepotkan


Komputer atau laptop?
Laptop, bisa dibawa kemana-mana

Green tea atau teh biasa?
dua-duanya enak sih


Satu saja...
dasar banyak maunya, baiklah, teh biasa karena enak kalau sudah dikasih gula...kalau greentea lebih enak tidak pakai gula sih kalau menururtku...


Mobil Jeep atau sedan?
Lihat kondisi jalannya dulu juga sih...kalau jalannya seperti offroad, lebih baik jeep...kalau mulus ya sedan tentu

Jadi lebih enak yang mana?
Sedan deh...


Baiklaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhh selesaiiiiiiiiiiiiiiiiii~~~~sekian interview kita kali ini, bersama Hallevie-san~










Sabtu, 02 Oktober 2010

interview with the second son WOLFWOOD

Kali ini kita akan menginterview salah satu anggota keluarga secara random. Kita akan menginterview anak ke-2, dia adalah WOLFWOOD


Sekarang kau sekolah di mana ?
Aku kuliah di musashino daigaku jurusan grafik design

jarak dari rumah ke kampus ?
normalnya 20 menit, tapi aku bisa menempuhnya dalam waktu 14 menit

Kok bisa ?
Kendaraan yang kugunakan cukup kencang

Emangnya kendaraannya apa ?
Haruskah ku jawab ? -_____-'


Kok malah balik nanya sih ?! tentu saja ya !
Euh.. baiklah, mustang GT 2008. Nemu di garasi ga di pake dan bannya nempel ke lantai, kayaknya gara-gara sangking lama ga di pake jadi dari pada nganggur aku bawa riwa-riwi

Hal yang kau tidak suka ?
DINGIN ! aku benci udara yang sangat dingin ! eum.. sejujurnya aku takut pesawat.. eh, tolong edit itu ! terlalu memalukan !!

Yah di lihat nanti lah (tentu saja tidak akan kita edit) lanjutkan lanjutkan~
Aku ga suka motor yang menganggap dirinya sama dengan mobil sehingga dia jalan di tengah-tengah, aku ga suka motor yang terlalu lelet dan agak nengah jalan sehingga aku ga bisa nyalip, aku ga suka motor yang kegedean bodynya sehingga aku ga bisa nyalip, aku ga suka motor yang seenaknya nyalip dari kiri, aku ga suka di pojokin sama motor di tengah jalan, oh.. aku juga ga suka motor yang ga tau aturan lalu lintas !!!

Nampak benci banget sama motor -____-
Asal mereka tidak melakukan apa yang aku sebut tadi sih damai aja..

Kalau yang kau suka ?
Tentu saja aku suka CAKE !!! oh, kau tau.. ada toko kue traditional di pertokoan yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah dan mereka menjual manju yang sangat enak, kapan-kapan akan ku traktir. Aku suka nonton film, biasanya aku membeli atau meminjam banyak dvd untuk ku tonton sendiri di rumah. Akhir-akhir ini aku suka melihat langit, biasanya aku suka liat di parkiran paling atas sebelah apartemen yang agak jauh dari keramaian kota atau di atas gedung tempat kuliah ku. Dan aku paling suka klaksonin motor-motor tak tau aturan yang menghalangi jalan mulus ku !!! hahahahahahahahahahaaaaaaa

Baiklah, waktunya 'Random Question' ! putih atau hitam ?
Putih, bisa di warnain pake macam-macam warna. Kalo item warna-warna lainnya ketutup

Udon atau Ramen ?
Ramen, ukurannya ga gede dan efek 'slurp' lebih mantap

Ayah atau Ibu ?
TENTU SAJA IBU !!

Adik atau kakak ?
Pass

Ga ada pass !
PASS !!!

Keras kepala.. oke.. Reality atau Fiction ?
Dead reality, konflik realita itu lebih berat dari pada fiksi

Laut atau Sungai ?
Laut, laut lebih tenang alirannya ga kayak sungai yang deras

sekian interview yang di lewati bersama anak ke-2 dari keluarga oyaji, selanjutnya siapa ya yang akan kita interview ??